Senin, 16 Januari 2023

Pemburu Boneka Hantu

admin
cerpen pemburu boneka hantu


Segerombolan anak-anak dari desa kecil berkumpul di tepi kebun semangka. Mereka berkabung dengan hantu yang sering mengganggu mereka dan membuat mereka tidak bisa tidur dengan nyenyak. Mereka memutuskan untuk berburu hantu itu dan menghentikan kegiatan mengganggunya.

 

Mereka berjalan dengan hati-hati di sekitar kebun semangka, mencari tanda-tanda hantu yang sering muncul. Tiba-tiba, salah satu dari mereka menemukan sesuatu yang mencurigakan di belakang pohon semangka. Mereka bergerak dengan cepat dan menemukan sebuah gua kecil di sana.

 

Mereka berani masuk ke dalam gua itu, berharap dapat menemukan hantu yang mengganggu mereka. Di dalam gua, mereka menemukan sebuah ruangan besar yang gelap dan menakutkan. Namun, mereka tidak menemukan apa-apa di sana kecuali sebuah kotak besar yang terbuat dari kayu.

 

Salah satu dari mereka membuka kotak itu dan menemukan sebuah boneka hantu di dalamnya. Mereka terkejut dan merasa kaget, tapi kemudian mereka tertawa karena tahu bahwa hantu yang selama ini mengganggu mereka hanyalah sebuah boneka yang dibuat oleh seseorang yang ingin bersenang-senang.

 

Mereka keluar dari gua itu dengan senyum di wajah mereka dan berjanji tidak akan lagi ditakuti oleh hantu yang sebenarnya tidak ada. Mereka pulang ke desa dengan rasa lega dan bahagia, tahu bahwa mereka telah berhasil mengalahkan hantu yang selama ini menakutkan mereka.

 

Namun ketika yang lain pulang, ada satu anak yang kembali ke gua. Ia adalah Tini yang merasa penasaran dan akhirnya membawa boneka itu pulang ke rumah. Namun, sejak saat itu, kejadian aneh mulai terjadi di desa itu. Anak-anak desa yang pernah bermain dengan boneka itu mengeluh kesakitan di leher mereka. Tini pun mulai merasa tidak enak dan menyadari bahwa boneka itu sebenarnya adalah hantu yang mencari korbannya.

 

Ia segera menceritakan kejadian ini kepada keluarganya dan warga desa lainnya. Mereka semua kaget dan tidak percaya, namun akhirnya mereka menyadari bahwa Tini benar. Mereka segera mencari cara untuk mengusir hantu itu dari desa mereka. Akhirnya, dengan bantuan dukun setempat, hantu itu berhasil diusir dan desa kembali tenang.

 

Tini merasa lega dan senang karena berhasil menyelamatkan desanya dari ancaman hantu. Dia pun belajar untuk lebih berhati-hati dalam menemukan barang-barang yang tidak dikenal di hutan. Desa kembali damai dan anak-anak dapat bermain dengan aman.***

About the Author

admin / Author & Editor

Joko Yuliyanto merupakan penulis buku, opini, dan karya fiksi. Mendirikan komunitas Partai Literasi dan mengisi beberapa agenda penulisan.

0 komentar:

Posting Komentar